Resep Ancelotti Meracik Strategi

Formasi merupakan perkembangan dari formasi ala Brasil dan ala Belanda. Formasi ini terbilang sangat ofensif di sepakbola era modern, dengan hadirkan tiga pemain di lini depan. Karenanya akan lebih baik jika terdapat satu sosok di lini depan dan belakang untuk melakukan transisi ke lini tengah. Sederhananya, ketika menyerang formasi bisa berubah jadi 3-3-4, sementara ketika bertahan formasinya bertranformasi jadi 4-3-3.

Dalam sepakbola aspek ini sangat berkaitan dengan situasi dalam berjalannya sebuah pertandingan, karena dalam sekian waktu berjalannya pertandingan terdapat banyak situasi yang berbeda. Maka harus dibutuhkan kemampuan tersendiri untuk berkreasi dalam membaca situasi permainan. membangun serangan dan harus ikut bertahan bila timnya mendapat serangan. Dua center back (poros belakang) bermain saling bersisian dan saling menolong, salah satu dari mereka maju ke depan apabila temanya melakukan penyerangan.

Empat barisan belakang merupakan pemain bertahan yang baik dan kuat untuk menjaga gawang. Strategi dan permainan sepakbola merupakan 2 hal yang tidak bisa dipisahkan. Di era sepakbola modern dari era sir Alex Ferguson hingga Juergen Klopp yang baru ini mendapat Treble International, strategi terus berkembang dan masing pelatih berlomba lomba untuk melahirkan strategi terbaiknya. Mudah Memotong Bola dan Umpan-Umpan dari sisi gawang jika bola tersebut bola datar. Banyak disebutkan bahwa formasi ini cukup sulit untuk ditembus dan merupakan formasi bertahan paling ampuh.

Selain bertahan, formasi ini sering juga digunakan untuk menyerang balik jika ada kesempatan. Mungkin perbedaannya terlihat minor saja, tapi dalam aplikasinya ternyata menghasilkan dampak fleksibilitas yang sangat besar, baik itu untuk fase bertahan, menyerang ataupun transisi positif. Dua pemain number 10 dalam bisa diadaptasi untuk memainkan banyak peran sekaligus, tapi dengan resiko yang cukup rendah.

Formasi menjadi tonggak formasi modern sepakbola yang masa berlakunya masih ada hingga detik ini. Formasi ini merupakan kombinasi dari keinginan untuk membangun lini depan dan lini belakang yang lebih kuat. Skema ini juga jadi yang pertama dideskripsikan dalam bentuk nomor punggung pemain. Seorang pemain akan dinyatakan offisdeketika dirinya menerima bola dari rekannya di depan kiper lawan.

2 pemain tengah ini juga bertugas memberi umpan terhadap target man. Target man disini juga diharuskan bergerak dengan cepat untuk memanfaatkan peluang mencetak gol yang ada secara maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *